1. Beranda
  2. Sejarah
  3. Kenapa Indonesia Merdeka Pada Tanggal 17 Agustus 1945?

Kenapa Indonesia Merdeka Pada Tanggal 17 Agustus 1945?

Sejarah
kenapa indonesia merdeka pada tanggal 17

Pada tanggal 17 Agustus 1945, di rumah kediaman Soekarno, Jalan Pegangasaan Timur No. 56, telah dibacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Moh. Hatta. Ada beberapa alasan kenapa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pengertian Proklamasi

Naskah Teks Proklamasi adalah hasil pemikiran dari 3 tokoh nasional yaitu, Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta dan Achmad Soebardjo. Saat itu juga disaksikan oleh Soekarni, B.M Diah, dan Mbah Sudiro. Naskah Proklamasi tersebut diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta. Indonesia menyatakan kemerdekaan melalui naskah proklamasi tersebut setelah Jepang menyerah kepada sekutu.

Kejadian Sebelum 17 Agustus 1945

Beberapa hari sebelum 17 Agustus 1945, tepatnya tanggal 6 Agustus 1945, tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima, Jepang. Amerika Serikat juga menjatuhkan bom atom kedua di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945.

enola gay, kenapa indonesia merdeka pada tanggal 17 agustus

Setelah kejadian bom atom tersebut pada tanggal 14 Agustus 1945, Jepang resmi menyerah tanpa adanya syarat kepada sekutu. Dua hari sebelum jepang resmi menyerah kepada sekutu, Marsekal Terauchi juga sudah berjanji akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sang Marsekal menginginkan pelaksanaan proklamasi pada tanggal 24 Agustus 1945.

Para golongan muda seperti Sutan Syahrir, Wikana, Darwis dan Chaerul Saleh mendengar kabar tersebut melalui radio. Golongan muda segera mendesak golongan tua untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, Golongan tua menolak permintaan tersebut karena mereka tidak mau terburu–buru dan tidak ingin terjadi pertumpahan darah pada saat proklamasi kemerdekaan.

Peristiwa Rengasdengklok

Mendengar hal tersebut, para pemuda pejuang yang sedang bergejolak jiwa kepahlawanannya menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok pada saat dini hari tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Yang membawa mereka adalah Soekarni, Wikana, dan Chaerul Saleh yang juga merupakan perkumpulan Menteng 31 . Tujuannya adalah agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang dan juga bertujuan untuk mempercepat proklamasi kemerdekaan Indonesia tanpa campur aduk tangan Jepang.

Pada saat melakukan perundingan di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Soekarno dan para tokoh golongan tua lainnya menginginkan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya melalui PPKI. Sedangkan golongan muda menginginkan pelaksanaan proklamasi kemerdekaan tanpa melalui PPKI, karena mereka menganggap PPKI merupakan badan milik Jepang.

Sebelum terjadi penculikan, golongan muda telah melakukan suatu perundingan pada tanggal 15 Agustus 1945. Akan Tetapi, Soekarno menolak hasil perundingan tersebut karena merasa bertanggung jawab sebagai ketua PPKI. Karena merasa terdesak secara terus–menerus, akhirnya Soekarno mengatakan semua segala urusan tentang proklamasi akan terlaksana pada tanggal 17 Agustus 1945.

 Kenapa Indonesia Merdeka Pada Tanggal 17 Agustus 1945

Soekarno mengatakan bahwa Ia percaya pada hal mistik, dan tidak bisa menjelaskan dengan pertimbangan akal kenapa tanggal 17 lebih memberikan harapan padanya. Ia juga mengatakan angka 17 adalah angka yang suci, saat itu juga berada pada bulan suci Ramadan. Waktu itu, 17 Agustus jatuh pada hari Jum’at, Al-Qur’an turun pada tanggal 17, orang Islam salat dalam sehari sebanyak 17 raka’at. Akhirnya, golongan tua dan golongan muda pun sepakat bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Di Jakarta, karena mendengar kejadian penculikan tersebut, Achmad Soebardjo sebagai golongan tua menemui Wikana yang merupakan salah satu tokoh golongan muda dan melakukan perundingan agar proklamasi kemerdekaan Indonesia pelaksanaannya di Jakarta. Setelah perundingan tersebut, Achmad Soebardjo pergi menjemput Soekarno dan Moh. Hatta untuk membawanya kembali ke Jakarta.

Saat Soekarno dan Hatta sudah berada di Jakarta, terjadi perdebatan di kediamannya Nishimura tentang masalah persiapan proklamasi kemerdekaan dengan Nishimura (Kepala Departemen Urusan Umum Pemerintahan Militer Jepang) karena Jepang tidak memberi izin untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan tersebut. Setelah perdebatan tersebut usai, Soekarno dan Hatta pergi ke rumah Laksamana Maeda untuk melakukan rapat penyusunan naskah Proklamasi.

Pembacaan Proklamasi

Perundingan di rumah Laksamana Maeda berlangsung tanggal 17 Agustus 1945 sekitar pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Konsep naskah tersebut selesai disepakati, kemudian disalin serta diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta.

Pada pagi harinya, pukul 10.00 WIB di kediaman Soekarno, Acara pun berlangsung dengan pembacaan proklamasi serta pidato singkat oleh Soekarno, kemudian berlanjut dengan pengibaran bendera Merah Putih. Bendera tersebut merupakan hasil jahitan dari istri Soekarno yaitu Fatmawati. Pelaksanaan Pembacaan Proklamasi seharusnya di lapangan IKADA yang sekarang ini menjadi kawasan Monas. Tapi, karena alasan keamanan maka pembacaan proklamasi berlangsung di kediaman Soekarno yaitu di Jalan Pegangasaan Timur No. 56, Jakarta.

Itulah alasan kenapa Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus, selain dari desakan dari para tokoh golongan muda, ternyata Soekarno juga percaya dengan hal-hal yang berbau mistik.

Kutipan Soekarno

“Negara Republik Indonesia ini bukan milik suatu golongan, bukan milik suatu agama, bukan milik suatu suku, bukan milik suatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!”

 

Sumber gambar:
unsplash.com/@mzromadhoni
wikipedia.org

Sumber Tulisan:
setneg.go.id
wikipedia.org

tag

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Artikel yang Lainnya

Rekomendasi untuk Anda