kenapa nyamuk makan darah, nyamuk, nyamuk hisap darah

Nyamuk merupakan serangga kecil yang makan atau menghisap darah manusia. Ada 3 jenis nyamuk di dunia yaitu Aedes, Culex, dan Anopheles. Saat mendapati gigitan nyamuk akan terjadi pembengkakan warna merah dan rasa gatal pada kulit. Gejala yang lebih parahnya bisa menyebabkan demam, sakit kepala, nyeri tubuh, mual, dan terkena reaksi alergi seperti tenggorokan yang bengkak, bahkan bisa pingsan.

Kenapa Nyamuk Makan atau Hisap Darah?

Nyamuk begitu tertarik dengan darah karena darah memiliki nutrisi yang sangat penting bagi mereka seperti zat besi, protein, asam amino, dan zat lainnya. Hewan kecil ini tidak bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari sumber lain.

Nyamuk yang biasanya makan darah dari manusia atau dari hewan adalah nyamuk betina.
Darah hasil dari isapan nyamuk betina ini berguna untuk proses reproduksi telur-telurnya. Setelah menghisapnya, nyamuk betina akan mencari genangan air yang tenang dan bertelur disana. Mereka bisa bertelur sebanyak 100 hingga 400 telur dan akan mulai menetas selama 1 sampai 2 hari menjadi larva. Tanpa darah, nyamuk tidak akan bisa menghasilkan telur setelah kawin.

Sedangkan nyamuk Jantan tidak memakan atau menghisap darah, mereka hanya memakan nektar bunga, air, dan getah tanaman. Nyamuk betina juga memakan makanan yang sama dan bisa hidup selama beberapa bulan, sedangkan nyamuk jantan cuma sekitar satu minggu.

Baca Juga: Kenapa Ayam Tidak Bisa Terbang?

Nyamuk Lebih Suka Darah Tertentu

Nyamuk menggunakan indra mereka agar dapat mencium bau darah dengan cara mengidentifikasi karbon dioksida pada tubuh manusia maupun hewan lain. Kemudian menggunakan penglihatannya untuk membedakan manusia maupun hewan. Nyamuk lebih memilih menggigit manusia daripada hewan karena manusia lebih banyak mengeluarkan karbon dioksida. Binatang ini lebih menyukai golongan darah O daripada golongan darah lainnya.

Selain menyukai golongan darah O, ada beberapa faktor yang mungkin dapat memicu gigitan nyamuk, yaitu:

  • Mengenakan pakaian berwarna gelap
  • Memakai parfum
  • suhu tubuh
  • Wanita hamil karena lebih banyak mengeluarkan karbon dioksida
  • Terlalu lama berada di dekat genangan air .

Terkena gigitan nyamuk tidak boleh beranggapan enteng karena ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit yang mematikan seperti: Zika, Demam berdarah, Malaria, Demam kuning, dan sebagainya.

tag

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

Artikel yang Lainnya

Rekomendasi untuk Anda